Apakah stres dapat memicu penyakit jantung ?

Apakah stres dapat memicu penyakit jantung? Untuk menjawab pertanyaan ini mari kita perhatikan beberapa hal berikut 

Stres berat dapat menyebabkan cardiomyopathy atau juga dikenal sebagai "sindrom patah hati" (Takotsubo cardiomyopathy), kondisi ini memiliki gejala yang mirip dengan penyakit jantung.  Stres diketahui memang bisa menempatkan seseorang pada resiko yang tinggi mengalami penyakit jantung, hal ini dikeranakan  stres dapat memicu perubahan dalam cara pembekuan darah, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung.
stres dan penyakit jantung
stres dan penyakit jantung
Yang perlu kita ingat adalah yang dimaksud stres di sini bukanlah stres ringan yang diakibatkan pekerjaan menumpuk dikantor, tugas kuliah yang belum terselesaikan atau sejenisnya walaupun mungkin hal itu bisa menjadi pemicu. Stres yang dimaksud meliputi kesedihan yang terus menerus karena kehilangan orang yang dicintai, kemarahan ekstrim, ketakutan dan kaget berlebihan.

Pada dasarnya Setelah seseorang mengalami suatu peristiwa emosional yang kuat, hormon stres (seperti adrenalin) yang dilepaskan ke dalam tubuh bisa meningkat 10 hingga 30 kali lipat dibandingkan dalam kondisi normal. Di dalam tubuh kita sebenarnya memiliki hormon stres untuk membantu tubuh mengatasi stres. Namun, pada tingkat yang parah atau kronis  jantung menjadi kewalahan dan tidak mampu lagi memompa darah dengan benar, hal ini lah yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Serangan jantung dan stres cardiomyopathy akan memiliki gejala yang sangat mirip, sehingga beberapa orang menganggap itu adalah penyakit yang sama padahal mereka merupakan kondisi yang berbeda. Kebanyakan serangan jantung disebabkan oleh penyumbatan atau gumpalan darah di arteri koroner (pembuluh darah yang mensuplai jantung) sehingga  mengakibatkan arus penurunan darah menuju  jantung dan menyebabkan sel-sel otot jantung menjadi mati. Inilah yang menjadi penyebab kerusakan permanen pada sel-sel otot jantung.

Kesimpulannya adalah stres bisa memicu penyakit jantung jika masuk dalam tahap parah atau kronis, tapi bukan merupakan faktor utama, karena masih ada banyak faktor lain seperti banyak mengkonsumsi makanan berlemak, kurangnya aktivitas fisik, melakukan kebiasaan buruk (merokok, begadang, minum minuman beralkohol). Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk membantu terhindari dari penyakit jantung mulai dari memenuhi kebutahn olahraga memulai gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat bagi jantung.
loading...