Thursday, April 23, 2015

7 bahaya mie instan dan cara mengatasinya

Rasa dan penyajian mie instan yang mudah menjadi daya tarik tersendiri, sehingga makanan ini digemari banyak orang hampir dari semua kalangan.  Selain penyajiannya praktis, harga mie instan juga realatif terjangkau, sangat cocok dijadikan menu akhir bulan. Dibalik kelebihan mie instan tersebut ternyata ada bahaya tersendiri yang tidak banyak diketahui orang. Untuk lebih jelasnya mari kita simak :

7 Bahaya mie instan bagi kesehatan

1. Sulit dicerna. Seperti yang dilansir oleh articles.marcola.com Mie instan sulit dicerna oleh tubuh dan membutuhkan waktu berjam-jam untuk menghancurkannya. Ini akan membuat sistem pencernaan kita bekerja extra keras hanya untuk menghancurkan 1 mangkuk mie instan yang kita konsumsi. Selain itu wadah mie instan kadang juga menggunakan styrofoam, dimana ada bahan kimia yang disebut bisphenol A (BPA) yang sering ditemukan dalam wadah tersebut dapat mengganggu beberapa hormon tubuh termasuk estrogen.
Gambar bahaya mie instan
Gambar: bahaya mie instan

2. Memicu penyakit jantung. Sebuah studi yang Diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, dengan melibatkan  10.711 orang dewasa di Korea Selatan menemukan bahwa makan dua porsi atau lebih mie instan dalam seminggu dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung. Dalam studi tersebut juga menemukan bahwa wanita yang makan mie instan dua kali seminggu atau lebih memiliki risiko lebih besar hingga 68 persen mengalami sindrom kardiometabolik.

3. Terdapat bahan pengawet berbahaya. Sebenarnya tidak bisa kita pungkiri jika hampir semua makanan kemasan mengandung bahan pengawet, terlepas jenis apa yang digunakan, bahan pengawet tetap saja berbahaya bagi kesehatan dalam jangka waktu lama. Bahan pengawet yang disebut ertiary-butyl hydroquinone atau TBHQ dalam mie instan diketahui dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti muntah mengigau sampai sesak nafas.

4. Terdapat MSG. Anda pasti sudah sering mendengarkan mengenai bahaya MSG bagi kesehatan bukan? MSG atau monosodium glumate adalah penyedap rasa yang sering digunakan untuk makanan ringan termasuk mie instan untuk menguatkan rasa. Penelitian di tahun 2006 menunjukkan bahwa menkonsumsi MSG dengan dosis 4mg/kg dapat menyebabkan kerusakan hati dan otak. Oleh sebab itu bagi para orangtua sebaiknya berhati-hati mulai dari sekarang, untuk tidak membiarkan anak anda mengkonsumsi jajanan yang mengandung MSG.

5. Menyebabkan obesitas. Mie instan mengandung tinggi lemak dan natrium yang dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh sehingga memicu naiknya berat badan. Selain itu dalam proses pembuatannya, mie instan yang mempunyai bentuk panjang dilipat, digoreng, kemudian dikeringkan dengan oven. Proses ini lah yang akan membuat mie mengandung tinggi lemak. Untuk itu bagi anda yang sedang menjalani diet sebaiknya menjauhkan mie instan dari meja makan anda. Baca selengkapnya: 10 makanan yang harus dihindari saat diet.

6. Mengandung lilin. Mie instan memiliki tekstur kenyal tapi tidak lengket, hal ini dikarenakan mie instan dilapisi lilin dalam proses pembuatannya. Lilin dalam mie instan bisa berefek buruk bagi kesehatan karena sulit dicerna oleh tubuh dan mengendap dalam aktu yang lama, jika hal ini berlangsung terus menerus maka dapat memicu penyakit kanker.

7. Berbahaya untuk otak. Bahan kimia berbahaya dalam mie instan jika terus menerus menumpuk di dalam tubuh akan mengganggu kinerja organ-organ penting dalam tubuh termasuk otak. Jadi sebaiknya jangan berlebihan mengkonsumsi mie instan, usahakan tidak lebih dari 1 kali seminggu.

Tidak bisa dipungkiri jika mie instan kadang memang menjadi pilihan utama yang praktis di saat kita membutuhkan makanan cepat saji, jadi bagi sebagian orang mungkin cukup sulit menghindarinya. Untuk itu simak tips mengurangi bahaya mie instan berikut:

Buang air bekas rebusan. Jika anda merebus mie instan buang air bekas rebusan tersebut dan ganti dengan air yang baru sebagai kuah. Hal ini bertujuan menghilangkan lilin yang lengket pada mie. Selain itu usahakan anda merebusnya dalam waktu yang lama untuk mengurangi zat-zat yang berbahaya di dalam mie instan, termasuk lilin.

Tiriskan mie. Setelah merebus mie instan jangan langsung mengkonsumsinya, tiriskan dulu sebentar, setelah itu bersihkan mie dengan air rebusan baru untuk menghilangkan zat berbahaya yang terlepas setelah proses perebusan.

Membuat bumbu sendiri. Memang ini sedikit sulit, tapi untuk kesehatan saya rasa tidak masalah bukan, jika tidak ingin MSG dan zat berbahya lainnya masuk ke tubuh anda buatlah bumbu sendiri sebagai pengganti bumbu yang disediakan dalam mie instan, dengan membuat bumbu sendiri akan lebih sesuai dengan selera kita. Selain itu anda juga bisa menambahkan beberapa sayuran yang pastinya lebih sehat.
loading...