Wednesday, September 30, 2015

Bahaya serta 7 cara mengatasi perlemakan hati

Perlemakan hati adalah suatu kondisi medis dimana ada penumpukan lemak hingga 10 persen di organ hati. Perlemakan hati ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti peradangan, yang pada gilirannya bisa memicu jaringan parut permanen (sirosis). Sirosis adalah komplikasi serius yang dapat mengakibatkan kegagalan fungsi hati dan kematian. Perlemakan hati sering  diakibatkan oleh minum minuman beralkohol, serta kondisi lain seperti obesitas, trigliserid tinggi dan diabetes. Namun, dalam beberapa kasus perlemakan hati diakibatkan oleh sesuatu yang tidak jelas. Perlemakan hati umumnya tidak memiliki gejala pasti, dan orang baru mengetahuinya ketika mengalami komplikasi penyakit lain.
perlemakan hati
ilustrasi perlemakan hati

Bahaya perlemakan hati

Untuk mengetahui bahaya perlemakan hati, pertama yang harus anda ketahui adalah fungsi hati bagi tubuh manusia. Hati berfungsi mengatur metabolisme tubuh termasuk membakar lemak dan membuang kelebihan lemak dari tubuh. Ketika hati dalam keadaan normal (sehat) proses tersebut bisa dilakukan dengan baik. Tetapi sebaliknya,  jika organ hati mengalami masalah seperti perlemakan hati, maka akan berakibat fatal. Hal ini terjadi karena jika hati memiliki kelebihan lemak risiko penyakit lain seperti obesitas, stroke, kolesterol tinggi, dan tekanan darah menjadi meningkat. Semua ini akan menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan jika tidak dilakukan penanganan. Bahkan, saat hati tidak bisa bekerja dengan semsetinya tubuh akan mengembangkan hepatitis atau sirosis hati, yang pada akhirnya akan menyebabkan kegagalan fungsi hati dan kanker hati.

Cara mengatasi perlemakan hati

1. Jauhi alkohol. Jika anda adalah seorang peminum, hal pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi perlemakan hati adalah berhenti minum minuman beralkohol. Menurut University of Maryland Medical Center, hati memiliki kemampuan untuk memperbaiki setiap kerusakan yang diakibatkan penyalahgunaan alkohol dengan cara berhenti minum. Jadi sangat penting bagi anda untuk menghindari minuman beralkohol, bahkan bagi anda yang tidak memiliki masalah perlemakan hati sekali pun.

2. Menurunkan berat badan. Berat badan berlebih dapat menaikkan risiko terkena perlemakan hati. Sehingga anda harus menjaga kestabilan berat badan pada tingkat normal. Ada banyak hal positif yang bisa membantu anda mendapatkan berat badan ideal, yaitu dengan cara berolahraga dan mengurangi makanan berlemak. Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari atau paling tidak 3 kali seminggu. Menurunkan berat badan bisa membantu anda meningkatkan kesehatan organ hati dan mengurangi risiko perlemakan hati.

3. Jaga asupan makanan anda. Dalam rangka mencegah perlemakan hati sangat penting bagi anda untuk memilih makanan sehat. Makan makanan tinggi lemak membuat hati menjadi rentan mengalami perlemakan hati. MayoClinic.com menyarankan untuk makan buah-buahan dan sayuran segar untuk meningkatkan asupan antioksidan alami bagi tubuh yang pada gilirannya dapat membantu memperbaiki kerusakan akibat racun dan masalah kesehatan lain seperti perlemakan hati.

4. Tingkatkan asupan asam lemak omega-3. Omega-3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan hati. Mengkonsumsi makanan tinggi omega-3 seperti kacang-kcangan, ikan salmon dan minyak zaitun dapat menurunkan lemak di organ hati dengan mengurangi jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Jika merasa sulit memenuhi asupan omega-3 dari makanan, anda bisa mengambil suplemen omega-3 seperti minyak ikan. Tetapi, sangat disarankan jika anda mendapatkan omega-3 dari makanan kaerena lebih alami.

5. Jaga kadar kolesterol darah anda. Kolesterol tinggi bisa memicu penyakit serius seperti serangan jantung dan stroke. Slain itu, kadar kolesterol yang tinggi bisa memicu masalah kesehatan lain seperti perlemakan hati. Untuk menurunkan kadar kolesterol anda bisa memulainya dengan mengkonsumsi makanan penurun kolesetrol jahat, mengurangi makanan berlemak, dan menambah aktivitas fisik.

6. Minum kopi. Dalam sebuah penelitian, orang yang menderita perlemakan hati nonalkohol mengalami penurunan kadar lemak dalam hati mereka setelah minum kopi. Tidak jelas bagaimana kopi dapat meringankan perlemakan hati, sehingga penelitian lebih lanjut mungkin perlu dilakukan untuk mengklaim temuan ini. Meskipun kopi bisa memberikan manfaat bagi penderita perlemakan hati, sebaiknya anda tetap berhati-hati dalam mengkonsumsinya, karena kopi juga mengandung tinggi kafein yang tidak boleh diminum secara berlebihan.

7. Tingkatkan asupan vitamin E. Vitamin E juga disebut sebagai antioksidan alami yang dapat membantu melindungi hati dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh peradangan. Bahkan, beberapa bukti menunjukkan jika suplemen vitamin E dapat membantu bagi orang-orang dengan kerusakan hati yang disebabkan oleh perlemakan hati nonalkohol. Tapi Vitamin E memiliki efek samping, seperti peningkatan risiko kanker prostat. Sebenarya anda tidak perlu khawatir mengenai efek samping tersebut, selama anda mendapatkan vitamin E dari sumber makanan, bukan dari suplemen. Selengkapnya bisa anda baca di 25 Makanan yang mengandung tinggi vitamin E
loading...