Monday, September 21, 2015

Jenis penyakit paru-paru

Penyakit paru-paru mengacu pada gangguan yang mempengaruhi fungsi dan kerja paru-paru sebagai alat untuk bernafas. Masalah pernapasan terkait penyakit paru-paru bisa menghalangi tubuh untuk mendapatkan cukup oksigen. Data di Amerika menunjukkan bahwa wanita lebih rentan mengalami penyakit paru-paru dibandingkan dengan  pria. Selain itu, perempuan yang meninggal karena PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) lebih tinggi dibandingkan laki-laki setiap tahun sejak tahun 2000. Para peneliti masih mendalami mengenai penyebab fenomena ini. Untuk sementara para peneliti menduga bahwa kebisaan merokok pada wanita lebih merusak dibandingkan pria. Berikut beberapa jenis penyakit paru-paru beserta gejalanya :
penyakit paru-paru
Ilustrasi penyakit paru-paru

1. Asma. Asma adalah penyakit pernapasan dengan gejala seperti batuk, mengi, dan sesak dada. Penyakit ini juga sering disebut asma bronkial atau penyakit saluran napas reaktif. Penyakit asma bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat seperti mengkonsumsi makanan tinggi antioksidan. Penyakit ini bisa diobati dengan pengobatan yang tepat.

2. Emfisema. Emfisema adalah suatu penyakit paru-paru kronis jangka panjang. Orang yang menderita penyakit ini biasanya akan mengalami kesulitan bernapas yang disebabkan keterbatasan dalam mengeluarkan udara. Penyakit emfisema memiliki banyak penyebab, tetapi faktor utama pemicu penyakit ini adalah kebiasaan merokok. Emfisema adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Disebut "obstruktif" karena orang dengan emfisema seolah-olah ada sesuatu yang menghalangi aliran udara. Penyakit ini sulit diobati tetapi bisa dicegah dengan berhenti merokok, serta banyak mengkonsumi buah dan sayur.

3. Fibrosis sistik. Fibrosis sistik adalah penyakit yang mempengaruhi tubuh dalam memproduksi lendir dan keringat. Akibatnya, beberapa bagian tubuh seperti paru-paru dan sistem pencernaan menjadi terganggu. Penyakit ini disebabkan oleh gen abnormal. Orang dengan Fibrosis sistik biasanya memiliki produksi lendir terlalu banyak sehingga mempengaruhi fungsi paru-paru.

4. Bronkitis. Bronkitis adalah salah satu dari bentuk penyakit pernapasan yang terjdi ketika selaput lendir pada saluran bronkial paru-paru menjadi meradang. Bronkitis akut biasanya akan menyebabkan batuk dan produksi dahak yang disertai infeksi pada saluran pernapasan atas. Penyakit bronkitis umumnya disebabkan oleh virus dan bakteri. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok disinyalir dapat memperburuk penyakit ini.

5. Tuberkolosis. Tuberkolois atau biasa disebut TBC adalah penyakit pernapasan yang terjadi akibat infeksi bakteri yang dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan aliran darah ke organ tubuh lain, dan paling sering terjadi di paru-paru. Orang yang menderita TBC biasanya tidak terlalu kelihatan karena bakteri di dalam tubuh tidak aktif. Tetapi jika sistem kekebalan tubuh melemah, seperti pada orang dengan HIV atau orang dewasa lanjut usia, bakteri TBC ini akan berubah menjadi aktif. Penyakit ini tergolong sebagai penyakit menular dan media penularannya adalah udara.

6. Kanker paru-paru. Penyakit kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker paling mematikan. Penyakit ini ditandai dengan berat badan turun dengan cepat, mengi, sesak napas dan lendir berdarah. Kanker paru-paru sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok, meskipun merokok bukan satu-satunya penyebab penyakit ini. Beberapa perawatan kanker paru-paru meliputi operasi dan kemoterapi.

7. Pneumonia. Pneumonia Adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi pada organ paru-paru. Pneumonia sering dipicu akibat menghirup kuman ke dalam paru-paru anda. Penyakit ini bisa juga diakibatkan penyakit lain seperti penyakit asma, jantung, kanker, atau diabetes. Gejala Pneumonia ini meliputi batuk, demam, dan sulit bernapas.

8. PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik). Penyakit paru obstruktif kronik, merupakan penyakit paru-paru jangka panjang yang terjadi pada kedua bronkitis kronis dan emfisema. Gejala penyakit paru-paru jenis ini biasanya seperti lendir dan sesak napas. Untuk mengatasi penyakit ini diperlukan obat-obatan tertentu, sekaligus mengkonsumsi makanan untuk membersihkan paru-paru.

Penyakit paru-paru bisa dicegah dengan cara membersihkan paru-paru dari polusi melalui makanan sehat tinggi antioksidan. Selain itu, hindari juga kebiasaan buruk yang dapat merusak organ paru-paru seperti merokok.
loading...