12 Manfaat pare yang luar biasa

Pare atau biasa disebut sebagai labu pahit merupakan tanaman merambat yang masih satu keluarga dengan mentimun dan labu. Tanaman pare ini berasal dari daerah tropis, sehingga cukup populer di negara-negara asia seperti Cina, India, Indonesia dan Vietnam. Pare adalah makanan sehat, sayangnya kurang diminati sebagian besar orang karena memiliki rasa pahit. Bagi pecinta sayur ini, rasa pahit yang dimilikinya justru menjadi daya tarik tersendiri. Jika anda adalah salah satu penggemar pare, maka anda harus membaca manfaat pare berikut ini:

manfaat tanaman pare
Gambar jus pare segar

1. Meringankan diabetes. Pare mengandung charantin, vicine dan polipeptida-p yang bermanfaat membantu mengontrol kadar gula darah sehingga bisa mengurangi risiko diabetes. Bagi orang dengan diabetes efek penurunan glukosa dalam darah ini juga bisa meringankan diabetes mereka. Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology, pada tahun 2011 lalu menemukan  minum jus pare dengan dosis 2.000 mg setiap hari secara signifikan membantu mengurangi kadar glukosa darah pada penderita diabetes tipe 2.

2. Meningkatkan sistum imun. Pare merupakan salah satu makanan yang mengandung tinggi vitamin C. Vitamin C dikenal sebagai nutrisi utama untuk meningkatkan sistem imun dan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan kata lain, vitamin C dalam pare bisa mengurangi risiko penyakit kanker akibat radikal bebas. Secangkir pare mengandung sekitar 78 miligram vitamin C. Jumlah ini mencukupi  87 persen kebutuhan vitamin C perhari untuk pria, sedangkan bagi wanita itu sudah memenuhi 100 persen kebutuhan vitamin C mereka.

3. Meringankan asma. Minum jus pare secara rutin bisa memberikan keuntungan bagi penderita asma. Jus pare secara alami dapat membantu meringankan masalah pernapasan termasuk batuk dan mengi akibat sesak nafas dan menghilangkan dahak yang terakumulasi dalam paru-paru dan saluran pernapasan. Bagi penderita PPOK  atau Penyakit Paru Obstrik Kronik mungkin harus mengambil jus pare ini untuk membantu meringankan penyakit mereka.

4. Kesehatan kulit. Jus pare sangat baik untuk kesehatan kulit. Anda bisa menggunakan pare sebagai bahan alami sebagai perawatan karena membantu menghilangkan garis-garis halus di permukaan kulit. Selain itu, kandungan antioksidan dalam pare mampu mencegah penuaan dini akibat oksidasi dari lingkungan dengan cara membersihkan darah dalam sistem tubuh.

5. Sumber antioksidan. Pare merupakan tanaman sumber antioksidan alami yang sangat baik bagi tubuh. Antioksidan bekerja dengan cara mengeluarkan racun dan bahan kimia berbahaya dari dalam tubuh terutama yang diakibatkan oleh radikal bebas dari polusi dan makanan. Disamping itu, jus pare juga bisa membersihkan lapisan nikotin dari sistem tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi bagi para prokok.

6. Kesehatan mata. Pare memang bukan sumber utama vitamin A, tetapi mengambil pare dalam jumlah sedang bisa membantu anda memenuhi kebutuhan vitamin A harian anda. Vitamin A dikenal sebagai nutrisi bagi mata yang dapat meningkatkan fungsi retina sekaligus mencegah degenerasi makula terkait usia.  Minum jus pare setiap hari bermanfaat melindungi mata dari kerusakan dengan cara melapisi bagian dalam kelopak mata.

7. Membersihkan hati. Manfaat pare banyak didominasi oleh kandungan antioksidan yang dimilikinya. Pare adalah detoks alami tubuh termasuk organ hati. Pare berfungsi membersihkan hati dari limbah dan bahan kimia berbahaya yang dihasilkan dari makanan. Saat hati bisa bekerja dengan baik, maka dia bisa melakukan tugasnya dengan baik pula, seperti mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Minum secangkir jus pare setidaknya di pagi hari dapat memberikan bantuan kepada anda untuk mendapatkan hati yang sehat.

8. Menurunkan berat badan. Jika anda sedang mencari ramuan untuk menurunkan berat badan, mungkin pare bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain alami, pare juga cukup efektif dalam mengelola berat badan anda. Pare merupakan sumber fitonutrien dan antioksidan yang membantu penurunan berat badan. Selian itu, pare diketahui juga sangat efektif dalam meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga penyimpanan lemak di dalam tubuh menjadi lebih sedikit. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan  dalam Journal of Nutrition pada 2012 lalu, menyatakan jika anti-adipositas dari minyak biji pare bisa menghaluskan akumulasi lemak dalam tubuh.

9. Menurunkan kolesterol. Cara mencegah penyakit jantung yang utama adalah dengan menjaga kestabilan kolesterol dalam darah. Hal ini bisa dilakukan dengan mengurangi makanan berlemak plus memilih buah dan sayur sebagai makanan sumber serat dan vitamin. Kabar baiknya adalah pare salah satu diantara makanan tersebut. Anda bisa memanfaatkan pare sebagai lalapan makan nasi, atau membuatnya menjadi jus untuk mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

10. Mencegah batu ginjal. Batu ginjal adalah penyakit  yang sangat menyakitkan. Pare dapat membantu membersihkan tubuh dari batu ginjal melalui kandungan nutrisi yang dimilikinya. Pare diketahui mampu mengurangi tingkat keasamaan yang menjadi penyebab batu ginjal. Anda bisa membuat ramuan sederhana dengan bubuk pare yang dicampur degan air hangat sebagai teh untuk menghindarkan anda dari penyakit batu ginjal.

11. Mengobati wasir. Sejumlah penelitian berhasil mengungkap bahwa kualitas anti-inflamasi dalam pare dapat membantu mengobati wasir. Bukan hanya itu, tanaman pare juga mengandung serat makanan yang berkhasiat melembutkan tinja dan meningkatkan motilitas saluran pencernaan. Sehingga dapat memberikan bantuan kepada penderita wasir kronis.

12. Obat alami cacingan. Pare mengandung senyawa yang bisa membunuh cacing di dalam usus besar. Minum ½ cangkir pare pada waktu perut kosong selama seminggu dapat mengatasi berbagai macam masalah akibat cacingan. Pare bisa digunakan sebagai obat cacing alami yang tentunya lebih aman.

Meskipun manfaat pare sangat banyak bagi kesehatan, tetapi anda tetap harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Pasalnya di sisi lain pare juga memiliki beberapa efek samping bagi tubuh, beberapa diantaranya adalah:

Sakit perut. Mengkonsumsi pare dalam jumlah berlebihan setiap hari (lebih dari 2 ons) tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan sakit perut ringan atau diare.

Interaksi obat. Pare dapat menyebabkan efek samping pada tubuh ketika dikonsumsi bersama dengan obat diabetes, untuk itu sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mengmbil pare sebagai obat diabetes.

Favism. Mereka yang menderita defisiensi dehidrogenase glukosa-6-fosfat (G6PD) tidak dianjurkan mengkonsumsi pare. Karena dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang disebut favism. Kondisi ini bisa memicu masalah lain termasuk anemia, demam, sakit kepala, bahkan dalam kasus parah membuat seseorang koma.

Pendarahan. Bagi wanita hamil dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi pare, karena disinyalir dapat merangsang pendarahan. Selain itu, bagi ibu menyusui sebaiknya juga menghindari pare untuk mencegah timbulnya maslah kesehatan. Meskipun penelitian bagi ibu menyusui masih belum dilakukan.
loading...