9 Efek buruk dan bahaya minuman beralkohol

Konsumsi minuman keras atau alkohol dapat menjadi kecanduan sehingga peminum tidak dapat lepas dari minuman ini. Minuman beralkohol selain haram menurut Islam juga dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Bahkan di negara seperti Amerika dan Kanada penyalahgunaan alkohol telah menyebabkan lebih dari 100.000 kematian setiap tahun, meliputi kecelakaan dan penyakit.

Selain berefek buruk bagi kesehatan, minuman beralkohol juga sering menimbulkan berbagai macam masalah kehidupan termasuk kekerasan dalam rumah tangga, emosi yang tidak terkontrol, menurunnya kinerja yang berujung pemutusan hubungan kerja (PHK). Untuk mengetahui lebih lanjut mari simak 9 Efek buruk dan bahaya minuman beralkohol:

bahaya minuman beralkohol
Ilustrasi larangan minuman beralkohol

1. Perlemakan hati. Perlemakan hati adalah masalah kesehatan yang terjadi ketika ada kelebihan lemak lebih dari 10% pada organ hati. Perlemakan hati disebabkan oleh banyak faktor seperti makanan berlemak dan penyalahgunaan minuman beralkohol. Perlemakan hati ini bisa memicu penyakit lain yang sangat berbahaya termasuk sirosis dan kanker hati.

2. Melemahkan sistem imun. Sistem imun adalah pertahanan utama tubuh kita dari serangan virus dan infeksi. Dengan menurunnya sistem imun ini, maka kita lebih rentan terkena penyakit berbahaya termasuk kanker. Minum-minuman beralkohol dapat memperlambat kemampuan tubuh untuk menangkal infeksi bahkan hingga 24 jam setelah mabuk. Pecandu alkohol juga berada  pada risiko tinggi terkena penyakit seperti pneumonia dan TBC.

3. Kerusakan permanen pada otak. Hati-hati bagi peminum-minuman keras, pasalnya penelitian telah menunjukkan jika mengkonsumsi alkohol dalam waktu lama bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada otak, terutama jika dilakukan oleh pemuda atau remaja. Selain kerusakan otak, alkohol juga bisa mempengaruhi kemampuan untuk belajar dan mengingat.

4. Penyakit jantung. Alkohol dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi), yang bisa memicu serangan jantung dan stroke. Minuman beralkohol juga berefek pada melemahnya otot-otot jantung, yang dapat mempengaruhi paru-paru, hati, otak dan sistem tubuh lainnya, dan dalam kasusu kronis akan menyebabkan gagal jantung.

5. Menghambat penyerapan kalsium. Minuman beralkohol selain mempengaruhi fungsi hati, juga akan mengganggu penyerapan kalsium oleh tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan mengakibatkan kerapuhan tulang atau osteoporosis.

6. Mempengaruhi pankreas. Mungkin sering kita menemui jika pelaku minum-minuman keras umumnya memiliki tubuh yang kurus, hal ini disebabkan  alkohol bisa menyebabkan peradangan pada pankreas yang akan memicu  muntah, demam dan penurunan berat badan secara drastis. Belum lagi kecanduan alkohol dalam jangka panjang juga membuat pankreas memproduksi racun sehingga akan  memicu pankreatitis.

7. Menurunnya kesehatan mental. Dalam jangka panjang minum beralkohol akan membuat perubahan kadar neurotransmitter di otak. Serotonin kimia ini bertanggung jawab untuk komunikasi saraf dan menciptakan perasaan senang. Jika hal ini terjadi maka peminum akan mengalami kesulitan mengontrol perilaku termasuk amarah, kesenangan, penilaian, dan rasa cinta.

8. Memicu Hepatitis. Organ tubuh yang pertama merasakan kerusakan akibat alkohol adalah hati. Minuman beralkohol akan mengakibatkan peradangan yang akan menghancurkan sel-sel hati dan mencegah hati berfungsi secara normal. Kerusakan akibat alkohol ini biasanya tidak  menunjukkan gejala nyata tetapi lama-kelamaan akan menjadi parah.

9. Insomnia. Kebanyakan orang akan langsung tertidur saat mengkonsumsi alkohol. Namun, penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol sebelum tidur bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur tidur secara alami. Jika hal ini terus terjadi dari waktu ke waktu maka kualitas tidur peminum akan berkurang sehingga menyebabkan insomnia.
loading...