14 Manfaat paprika untuk kesehatan dan kecantikan

Paprika sering digunakan sebagai pelengkap masakan atau bumbu. Paprika biasanya dihaluskan hingga menjadi bubuk untuk ditaburkan pada makanan sebagai penguat rasa. Selain dibuat bubuk, ada juga yang langsung menggunakan paprika sebagai sayur, tetapi tujuannya masih tidak jauh berbeda. Meskipun banyak orang yang menggunakannya, tetapi  banyak dari mereka yang tidak tahu mengenai manfaat paprika. Untuk mengetahui lebih jauh, mari simak 14 manfaat paprika bagi kesehatan dan kecantikan:

Manfaat paprika
Gambar paprika merah, hijau dan kuning

1. Dorongan energi. Paprika dikenal sebagai makanan penambah energi. Paprika mengandung tinggi vitamin B6 yang dapat digunakan untuk mengatasi lelah, lesu dan depresi. Di dalam tubuh Vitamin B6 sangat penting untuk membantu enzim lain menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satunya adalah enzim yang memproses biokimia dalam tubuh, untuk menciptakan energi. Selain vitamin B6 Nutrisi lain dalam paprika adalah zat besi, dimana nutrisi ini merupakan komponen penting dalam menciptakan hemoglobin.

2. Jantung sehat. Ada banyak nutrisi yang ditemukan dalam paprika, beberapa diantaranya adalah Vitamin dan mineral yang bermanfaat mencegah penyakit jantung dan stroke. Vitamin E dalam paprika berguna dalam mengurangi resiko penyakit jantung dengan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Sedangkan zat besi, magnesium, dan kalium membantu membersihkan darah sekaligus meningkatkan kesehatan jantung.

3. Antibakterial. Paprika secara alami memiliki sifat antibakteri untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, seperti E. coli dan Salmonella. Bakteri ini sering ditemukan dalam makanan yang tidak hiegenis. mengkonsumsi paprika secara rutin dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri jahat tersebut.

4. Mencegah rambut rontok. Manfaat paprika tidak terbatas kepada pencegahan penyakit, melainkan juga menyentuh aspek kecantikan. Jika anda memiliki masalah dengan rambut rontok, tampaknya harus mencoba mengkonsumsi paprika. Sayuran ini diperkaya dengan Vitamin B6 yang berguna menjaga kesehatan dan kekuatan rambut. Selain itu, paprika juga mengandung zat besi, yang bisa meningkatkan sirkulasi darah termasuk di kepala, sehingga akan memastikan folikel rambut anda mendapatkan cukup oksigen.

5. Mencegah kanker. Manfaat paprika juga ditemukan dalam mencegah kanker. Hal ini dibuktikan dalam sebuah  penelitian yang diterbitkan dalam "Journal of Agricultural and Food Chemistry" pada Oktober 2011 lalu. Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa capsanthin dalam paprika memiliki kemampuan menghambat penyebaran sel kanker pankreas pada manusia dan kanker kulit pada tikus. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguatkan temuan ini. Meskipun demikian, penelitian tersebut bisa menjadi acuan jika paprika memiliki efek positif dalam mencegah kanker.

6. Kontrol kolesterol. Paprika memiliki manfaat yang sangat potensial bagi kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian pada hewan yang dipublikasikan dalam "British Journal of Nutrition" pada edisi Desember 2009, menumukan jika  suplementasi capsanthin dalam paprika, bisa memicu peningkatan kadar high density lipoprotein, atau sering dikenal HDL (kolesterol baik). Tingginya kandungan HDL dapat menurunkan kolesterol buruk atau LDL (kolesterol jahat) selain memicu penyakit jantung, kandungan kolesterol yang tinggi juga bisa mengakibatkan perlemakan hati dan diabetes.

7. Peningkatan sistem imun. Paprika adalah salah satu makanan tinggi vitamin C yang bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan adalah pertahanan utama tubuh dalam melawan serangan penyakit, terutama infeksi dan virus.

8. Menurunkan berat badan. Manfaat paprika bisa dirasakan oleh orang dengan berat badan berlebih. Pasalnya sayuran yang masih dalam kelompok cabai ini bisa membantu tubuh dalam meningkatkan penggunaan glukosa sebagai energi. Hal ini tentunya akan mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh. Belum lagi, sebuah studi hewan yang diterbitkan dalam edisi November 2009 di "Journal of Agricultural and Food Chemistry." Menemukan jika hewan yang diberi paprika selama enam minggu mengalami penurunan berat badan secara signifikan. Temuan ini juga bisa menjadi acuan bagi anda untuk menggunakan paprika sebagai makanan pembakar lemak.

9. Kecantikan kulit. Paprika ternyata cukup ampuh dalam mencegah terjadinya bintik-bintik hitam di kulit wajah, kondisi ini biasanya dipicu akibat bertambahnya usia. Paprika dapat melakukannya karena mengandung beta-karoten dan zat besi. Selain itu, vitamin A dalam paprika juga dapat mencegah munculnya keriput dan garis halus di wajah.

10. Kesehatan mata. Paprika kaya akan kandungan vitamin A, dimana vitamin ini sangat populer untuk menjaga kesehatan mata. Mencukupi kebutuhan vitamin A dapat menghindarkan anda dari masalah penglihatan, terutama degenerasi makula terkait usia.

11. Mencegah anemia. Perpaduan antara zat besi dan vitamin C dalam paprika membuatnya layak diperhitungkan sebagai makanan penambah darah. Zat besi memainkan peran penting dalam pembentukan sel darah merah, sedangkan vitamin C bermanfaat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh.

12. Mengontrol tekanan darah. Paprika mengandung salah satu mineral penting untuk menurunkan tekanan darah tinggi yaitu kalium. Kalium bekerja dengan mengontrol detak jantung pada tingkatan normal yang berdampak pada stabilnya tekanan darah. Tidak berhenti sampai di situ, paprika juga sangat membantu dalam menurunkan tekanan darah karena capsaicin dalam paprika bisa berguna dalam melemaskan pembuluh darah.

13. Mencegah insomnia. Manfaat vitamin B6 dalam paprika tidak hanya terbatas pada menambah energi, tetapi juga memiliki efek psikologis dan neurologis kuat. Vitamin B6 dalam paprika berkontribusi besar pada peningkatan produksi melatonin, "hormon tidur".

14. Anti-inflamasi. Paprika memiliki sifat anti-inflamasi dimana jika paprika dikonsumsi secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, trigliserida darah dan meringankan rematik atau nyeri sendi.
loading...