Sunday, December 6, 2015

5 Fungsi dan manfaat antioksidan

Untuk memahami cara kerja antioksidan, kita harus mulai dari tingkat molekuler . Seperti yang kita ketahui bersama, jika semua materi di alam semesta ini terbuat dari atom. Atom terdiri dari inti dengan proton dan neutron, dan sekelompok elektron yang berputar di sekitar inti.  Ketika dua atau lebih atom dihubungkan bersama-sama, mereka akan menjadi apa yang disebut sebagai molekul. Tubuh manusia terdiri dari zat seperti protein, lemak dan DNA, yang pada dasarnya molekul hanya besar dengan puluhan, ratusan atau ribuan atom bergabung bersama-sama.
buah tinggi antioksidan
Buah tinggi antioksidan

Manusia dan organisme lain mempertahankan struktur dan fungsi mereka dengan reaksi kimia. Semua reaksi kimia yang diperlukan untuk mempertahankan hidup secara kolektif dikenal sebagai metabolisme. Dalam reaksi kimia ini, molekul-molekul yang lebih besar akan dipecah menjadi molekul yang lebih kecil, kemudian molekul yang lebih kecil akan disusun dalam molekul yang lebih besar. Agar molekul bisa stabil, harus mengandung jumlah elektron yang tepat. Jika molekul kehilangan elektron yang tidak seharusnya, maka itu bisa berubah menjadi radikal bebas yang dapat merusak sel dan membuatnya bermutasi. Nah,,peran antioksidan di dalam tubuh kita adalah menangkal efek buruk radikal bebas dengan cara memperbaiki kerusakan tersebut.

Sekilas tentang antioksidan

Antioksidan adalah zat atau senyawa yang secara alami ditemukan dalam makanan seperti buah, sayur, bijian dsb. Penelitian menunjukkan jika mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung tinggi antioksidan dapat menurunkan risiko beberapa penyakit tertentu. Tetapi penelitian ini kurang jelas apakah antioksidan satu-satunya yang memberikan manfaat tersebut ataukah kandungan nutrisi lain seperti serat dan mineral dalam buah juga membantu mencegah penyakit.

Manfaat antioksidan bagi tubuh

1. Mencegah penyakit Kardiovaskular. Vitamin E, beta-karoten, atau jenis antioksidan lain sering disebut sebagai senyawa paling menguntungkan, terutama untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. Dalam studi yang melibatkan sekitar 39.876 perempuan menunjukkan bahwa mereka yang mengambil 600 IU sumber alami vitamin E selama 10 tahun. Memiliki kemungkinan mengalami penyakit kardiovaskular lebih rendah dibandingkan lainnya.

2. Melindungi DNA. Radikal bebas dapat merusak DNA pada sel-sel sehat, yang dapat mengubah fungsi serta menyebabkan mereka menjadi tidak terkendali. Orang-orang yang makan banyak buah dan sayuran memiliki risiko lebih rendah untuk terkena beberapa jenis kanker. Secara khusus, penelitian telah mengungkap bahwa laki-laki yang rutin mengkonsumsi buah tomat memiliki kemungkinan lebih kecil terkena kanker prostat. Kita ketahui bersama jika tomat merupakan sumber likopen (antioksidan paling kuat). Studi lain juga mengkonfirmasi jika pria yang mengkonsumsi makanan tinggi beta-karoten, sebuah karotenoid yang ditemukan dalam wortel dan buah kuning atau oranye mengalami penurunan hingga 64 persen terkena kanker prostat.

3. Mencegah diabetes. Penelitian di Eropa telah menunjukkan bahwa suplemen makanan yang mengandung asam alpha-lipoic (yang ditemukan dalam bayam, brokoli, dan daging sapi) dapat meringankan rasa sakit akibat neuropati diabetes. Para ilmuwan di India juga menemukan bahwa kurkumin (senyawa antioksidan yang membentuk pigmen warna kuning pada kunyit), mampu memperlambat kerusakan ginjal pada tikus dengan diabetes. Dari kedua penelitian di atas antioksidan tampaknya memberikan manfaat yang cukup menjanjikan pada pasien diabetes dan orang normal untuk mencegah diabetes.

4. Meningkatkan sistem imun. Antioksidan juga bekerja sebagai agen anti-bakteri dan anti-virus dengan cara meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Salah satu antioksidan yang melakukannya adalah vitamin C. Vitamin C banyak ditemukan dalam makanan seperti strawberry, jeruk, pepaya, kiwi, paprika, dan brokoli.

5. Memperlambat penuaan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi Desember 2008 the journal Age Antioksidan dalam makanan, seperti yang ditemukan dalam buah dan sayur berupa vitamin E dan C, dapat membantu menunda proses penuaan yang ditandai dengan keriput dan menurunnya daya ingat. Dalam sebuah studi, hewan yang diberi makan blueberry memiliki kemampuan otak lebih baik, dalam hal daya ingat dan kemampuan berfikir. Baca juga 22 Makanan yang mengandung tinggi antioksidan

Efek samping suplemen antioksidan

Manfaat antioksidan sering dipuji karena kemampuannya dalam mencegah penyakit sehingga banyak diciptakan antioksidan buatan yang berbentuk suplemen, yang itu artinya bukan mendapatkannya langsung dari makanan. Suplemen antioksidan pada dasarnya bisa memberikan manfaat yang tidak jauh berbeda dengan antioksidan alami dari buah dan sayur. Tetapi, di sisi lain suplemen antioksidan ini juga memberikan efek samping, terutama jika berlebih dalam mengambil dosis. Sebagai contoh, terlalu banyak mendapatkan suplemen beta-karoten (bentuk lain antioksidan) dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru pada perokok. Sedangkan dosis tinggi vitamin E dapat meningkatkan risiko kanker prostat dan satu jenis stroke. Padahal kita tahu, jika antioksidan seharusnya memberikan manfaat untuk mencegah dua jenis penyakit tersebut.
loading...