17 Pantangan makanan bagi ibu hamil

Bagi ibu hamil sembilan bulan mungkin menjadi bulan yang paling menantang dari hidup mereka. Selain karena tubuh yang mengalami sejumlah perubahan, ibu hamil harus ekstra berhati-hati dalam melakukan aktivitas terlebih dalam memilih makanan. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil membuat daftar makanan sehat yang nantinya akan dijadikan sebagai menu diet sehat mereka selama kehamilan. Selain memilih makanan tersebut, bagi ibu hamil juga terdapat pantangan makanan yang harus dijauhi untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan, makanan apa saja yang menjadi pantangan bagi ibu hamil, mari simak:
Pantangan makanan bagi ibu hamil
Gambar pantangan makanan bagi ibu hamil

Pantangan makanan bagi ibu hamil

1. Telur mentah. Telur sebenarnya merupakan makanan sehat bagi ibu hamil karena mengandung banyak nutrisi penting. Di dalam telur terdapat beberapa mineral dan juga kolin yang berguna meningkatkan kecerdasan otak. Tetapi bagi ibu hamil, harus memasak telur sampai benar-benar matang, karena telur yang masih mentah atau setengah matang bisa menjadi sumber bakteri sehingga menjadi salah satu makanan pantangan bagi ibu hamil.

2. Minuman berkafein. Mengkonsumsi terlalu banyak kafein seperti softdrink dan kopi sangat tidak baik bagi kesehatan anda, terutama pada ibu hamil.  Saat dikonsumsi oleh ibu hamil, kafein  akan bertindak sebagai diuretik dan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Bahkan kelebihan dosis kafein bagi ibu hamil bisa membahayakan kehamilan mereka karena bisa memicu keguguran.

3. Makanan kaleng. Usahakan bagi ibu hamil untuk tidak mengkonsumsi makanan kaleng atau sejenisnya. Makanan kaleng yang dikemas dan disimpan untuk jangka waktu yang lama biasanya akan mudah tercemar oleh bakteri. Tentunya Ini bisa berbahaya bagai ibu hamil. Belum lagi, lapisan dalam kaleng biasanya juga mengandung Bisphenol atau sering disebut (BPA), yang mempengaruhi aktivitas endokrin janin.

4. Makanan berpengawet. Ini menjadi sesuatu yang umum diketahui bahwa makanan berpengawet sangat tidak baik bagi kesehatan, meskipun beberapa jenis pengawet diperbolehkan oleh BPOM. Untuk memastikan kesehatan bayi anda sebaiknya hindari makanan  jenis ini. Selain itu, makanan berpengawet umumnya juga sangat rendah nutrisi sehingga tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Sebagai gantinya, ibu hamil bisa memilih makanan segar seperti buah, sayur dan makanan buatan sendiri untuk memastikan keamanannya.

5. Susu yang tidak dipasteurisasi.  Tidak diragukan lagi jika mengkonsumsi susu selama kehamilan sangat penting untuk memastikan ibu hamil medapatkan cukup kalsium. Namun, jika produk susu yang tak diolah dengan baik dikonsumsi, maka akan meningkatkan keracunan makanan. Oleh karena itu, bagi ibu hamil diusahakan untuk menghindari segala macam produk susu yang tidak dipasteurisasi.

6. Ikan bermerkuri. Ikan laut merupakan makanan yang sangat sehat bagi ibu hamil, terutama karena kandungan omega-3 di dalamnya. Tetapi untuk beberapa alasan ikan tampaknya harus anda hindari, seperti ikan yang sudah tercemar merkuri. Zat berbahaya ini dapat memberikan efek negatif kepada kesehatan anda dan bayi dalam kandungan. Jadi ikan jenis ini bisa menjadi pantangan bagi ibu hamil dan mungkin juga tidak layak dikonsumsi.

7. Beberapa jenis keju. Tidak berbeda jauh dengan susu, keju yang sebelumnya baik dikonsumsi bisa menjadi makanan pantangan bagi ibu hamil jika tidak diolah dengan benar. Keju lunak yang tidak dipasteurisasi seperti Brie, feta, camembert, queso fresco, dll, harus dihindari oleh ibu hamil karena lebih rentan mengandung bakteri Listeria, yang dapat menyebabkan listeriosis, keguguran, kelahiran prematur atau cacat lahir. Untuk itu, sebaiknya sebelum membeli produk susu seperti es krim, ghee, paneer (keju cottage), dll harus menggunakan susu pasteurisasi.

8. Sayur dan buah yang tidak dicuci. Masa kehamilan adalah masa yang sangat penting bagi sang ibu untuk menjaga pola makan, termasuk harus berhati-hati dalam memilih makanan. Sebelum mengkonsumsi buah atau sayur, sebaiknya dicuci terlebih dahulu untuk menghindari bakteri yang mungkin menempel pada kulit buah. Sebagai langkah pencegahan, Kecambah mentah atau sayuran yang tidak dicuci terutama selada dan kubis sebaiknya dihindari oleh ibu hamil.

9. Makanan tinggi gula. Beberapa ibu hamil mungkin akan menyukai jenis makanan tertentu akibat dari mengidam atau karena perubahan hormon mempengaruhi pola makan mereka. Hal ini adalah sesuatu yang wajar, tetapi perlu diingat bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung gula berlebih sangat tidak baik bagi ibu hamil. Makanan tinggi gula bisa memicu bayi lahir dengan berat badan lebih besar, sehingga kemungkinan akan menyulitkan proses persalinan.

10. Makanan berlemak. Gorengan, es krim, dan makanan bersantan lainnya mungkin sangat lezat untuk dinikmati. Tapi tunggu dulu, bagi ibu hamil sebaiknya harus menghindari makanan di atas, atau paling tidak menguranginya.  Makanan berlemak bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Mungkin ini juga akan menimbulkan masalah tersendiri bagi berat badan anda pasca melahirkan.

11. Karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana adalah jenis karbohidrat yang umumnya mengandung tinggi gula tetapi rendah serat. Makanan seperti ini biasanya memiliki kandungan nutrisi yang rendah. Beberapa makanan yang masuk dalam kategori karbohidrat sederhana adalah permen, donat, es krim, kue kering, mie instan, produk cokelat, dan olahan tepung lainnya. Sebagai gantinya, ibu hamil bisa memilih makanan sumber karbohidrat kompleks seperti jagung, beras merah, kedelai, dan jenis bijian utuh lainnya.

12. Minuman beralkohol. Di negara kita mungkin mengkonsumsi minuman beralkohol bagi ibu hamil adalah sesuatu yang tidak wajar, karena sebagian besar masyarakat kita menganggap minuman ini haram, dan harus dihindari terlebih karena alasan kesehatan. Tetapi tanpa kita sadari mungkin terdapat beberapa produk minuman atau makanan yang mengandung alkohol sehingga membuat makanan tersebut menjadi pantangan bagi ibu hamil. Untuk memastikan bahwa anda tidak mengkonsumsi makanan atau minuman seperti ini pastikan untuk selalu membaca label dan komposisi.

13. Minuman berenergi. Minuman berenergi adalah salah satu produk minuman yang dapat memberikan tenaga dengan cepat setelah anda meminumnya. Minuman semacam ini selain tinggi kafein, jika dikonsumsi dalam jangka panjang juga berefek buruk bagi kesehatan janin anda. Jadi, anda tidak punya pilihan lain selain menghindari minuman ini.

14. Hati. Cara yang paling mudah untuk mendapatkan sumber zat besi adalah dengan mengkonsumsi hati. Tetapi di sisi lain hati menjadi salah satu makanan pantangan bagi ibu hamil karena sangat rentan terkena zat berbahaya. Seperti yang kita ketahui jika hati adalah organ yang bertanggung jawab menetralisir racun sebelum merusak tubuh, sehingga jika hewan tersebut terkena penyakti maka hati adalah bagian yang paling terkena dampaknya. Karena alasan itulah hati tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

15. Ikan mentah. Bagi anda penggemar sushi atau makanan mentah lainnya sebaiknya harus berhati-hati, terutama jika dalam keadaan hamil. Ikan mentah memiliki risiko lebih tinggi dihinggapi bakteri dan parasit yang di bawa oleh ikan, jadi sangat berbahaya bagi ibu hamil.

16. Buah dan sayur berpestisida. Jika anda tidak ingin buah dan sayur yang seharusnya menyehatkan menjadi buruk bagi kehmilan anda, sebaiknya pilihlah buah dan sayur organik. Jika sulit menemukannya, cuci sampai bersih sebelum mengkonsumsi keduanya. Khusus untuk sayur sebaiknya direbus terlebih dahulu dan buang sisa air rebusan sebelum dikonsumsi. Baca juga 10 Pantangan makanan bagi ibu menyusui

17. Pepaya yang belum terlalu masak. Pantangan makanan bagi ibu hamil yang terakhir adalah pepaya mentah. Jika ingin mengkonsumsi buah pepaya selama hamil, pilihlah pepaya yang benar-benar sudah masak. Pasalnya buah pepaya yang masih belum masak dapat membahayakan kehamilan anda karena mengandung lateks yang dapat memicu kontraksi rahim.
loading...