8 jenis olahraga untuk ibu hamil yang disarankan

Masa kehamilan adalah masa yang sangat penting bagi para calon ibu. Karena itulah pada masa yang satu ini banyak sekali hal yang wajib untuk diperhatikan. Salah satu diantaranya adalah kegiatan olahraga untuk ibu hamil. Ketika memasuki masa kehamilan, organ tubuh calon ibu dikatakan melakukan pekerjaan dengan dua kali lipat dari biasanya. Hal ini tidak terlepas dari kondisi tubuhnya yang juga menopang sang buah hati di dalam perutnya. Dari hal tersebut tentunya tidak heran apabila seorang ibu hamil seringkali merasakan sakit pada beberapa bagian tubuh tertentu. seperti halnya rasa sakit di bagian pinggang, sakit kepala dan juga pusing.
olahraga untuk ibu hamil
image by pixabay.com aktivitas ibu hamil

Itulah sebabnya mengapa ibu hamil tidak boleh banyak melakukan aktivitas dan lebih dianjurkan untuk memperbanyak waktu istirahat. Namun hal ini juga bukan berarti bahwa ibu hamil dapat bermalas-malasan. Karena kesehatan dan kebugarannya pun tetap harus diperhatikan dengan baik. Oleh sebab itu diperlukan beberapa bentuk kegiatan olahraga khusus yang memang aman untuk dilakukan oleh ibu hamil.

Manfaat olahraga bagi ibu hamil

Kegiatan olahraga dikenal mampu menyehatkan bagian tubuh manusia termasuk bagian tubuh ibu hamil, jika hal tersebut dilakukan sesuai dengan porsi yang tepat. Ketika memasuki masa kehamilan, ada beberapa jenis olahraga yang wajib untuk dihindari oleh ibu hamil, biasanya jenis olahraga tersebut wajib dihindari karena bersifat berat, sehingga tidak memberikan manfaat namun justru membahayakan kesehatan dari ibu hamil itu sendiri,.

Namun ada pula beberapa bentuk kegiatan olahraga yang justru baik untuk dilakukan oleh ibu hamil, sehingga kehamilan yang tengah dialaminya pun akan jauh lebih sehat. Selain itu, dengan melakukan kegiatan olahraga mood ibu hamil pun biasanya akan jauh lebih baik, bahkan mereka lebih nyaman dan mudah tidur. Selain itu rasa pegal yang semula dirasakannya dapat diatasi lebih mudah. Dengan melakukan kegiatan olahraga, maka ibu hamil pun diharapkan untuk jauh lebih siap dalam mengahadapi masa persalinan bayinya nanti. Hal ini tidak terlepas dari kekuatan otot yang sudah dilatih olehnya selama melakukan kegiatan olahraga dalam masa kahamilan.

Untuk mengetahui jenis olahraga apa saja yang baik untuk dilakukan oleh ibu hamil, cobalah Anda simak uraian penjelasan berikut ini :

1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah jenis kegiatan olahraga yang sangat baik untuk dilakukan oleh ibu hamil. Pasalnya dengan melakukan kegiatan olahraga yang satu ini, maka peredaran darah yang dimiliki oleh ibu hamil pun akan jau lebih lancar, sehingga kondisi tubuhnya pun terjaga dengan lebih fit. Selain itu, jenis kegiatan olahraga ini juga terbilang mudah untuk dilakukan, serta tidak dibutuhkan alat tertentu untuk melakukannya. Bahkan semua orang pun dapat melakukan kegiatan olahraga ini dengan mudah di mana serta kapan pun anda inginkan. Jenis kegiatan olahraga ini juga dapat dilakukan oleh ibu hamil selama masa kehamilannya hingga mendekati proses bersalin.

2. Menari

Menari pada dasarnya dapat membantu tubuh untuk menggerakan beberapa anggota bagian tubuh yang dimilikinya dengan serempak. Selain itu kegiatan menari juga seringkali menimbulkan rasa senang dan bahagia bagi para pelakunya. Karena itulah bentuk kegiatan olahraga ini sering dianggap sebagai gerakan olahraga yang menyenangkan. Namun ketika melakukan tarian irtu sendiri, sebaiknya Anda perhatikan apakah gerakan yang dilakukan tersebut terlalu berlebihan atau tidak, selama gerakan tersebut berada dalam tahap yang aman, maka kondisi kehamilan yang Anda jalani pun akan berada dalam tahap yang aman pula.

3. Pilates

Melakukan gerakan pilates selama masa kehamilan ternyata dapat membuat tubuh ibu hamil berada dalam kondisi rileks yang pada dasarnya sangat membantu untuk melakukan persalinan nanti. Hal ini bahkan disetujui oleh seorang instruktur fitnes yang bernama Shalini Bhargava. Menurut beliau, gerakan pilates dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terdapat dibagian otot perut, selian itu sakit di bagian punggung pun dapat dikurangi dengan mudah. sehingga pada saat melakukan proses persalinan ibu hamil akan merasa lebih rileks dan membantu melancarkan proses persalinan itu sendiri.

4. Yoga

Yoga pada dasarnya hampir sama dengan senam hamil. Karena itulah untuk mengikuti beberapa bentuk gerakan yoga, sebaiknya ibu hamil melakukannya dengan mengikuti kelas khusus untuk yoga yang biasanya akan dipandu oleh beberapa ahli. Kegiatan yoga dapat membantu tubuh agar berada dalam kondisi yang bugar. Selain itu yoga juga dapat membuat saluran pernafasan menjadi lebih aktif dan sesuai, sehingga tidak terdapat hambatan dalam pernafasan yang ibu hamil lakukan. Sedangkan bagian penting yang bisa ibu hamil dapatkan dari kegiatan yoga adalah proses rileksasi yang dilakukannya. Proses tersebut dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks dan siap untuk menghadapi proses persalinan. Selain itu, ketenangan yang diberikan oleh olahraga yoga juga mampu membuat keseharian dari ibu hamil menjadi lebih tenang.

5. Aerobik atau pun zumba

Pada dasarnya gerakan dari lahitan aerobik dan juga zumba membutuhkan bentuk gerakan yang aktif. Hal inilah yang seringkali membuat ibu hamil merasa takut untuk melakukannya apalagi jika mengingat kondisi tubuhnya yang tengah berbadan dua tersebut. Namun menurut Shalini, ada beberapa gerakan aerobik atau pun zumba yang dapat dilakukan dengan mudah oleh ibu hamil. Bahkan beberapa gerakan tersebut pun memang sudah disesuaikan dengan bentuk olahraga untuk ibu hamil. Sehingga tidak membahayakan dan tetap menjadikan sehat kondisi dari tubuh ibu hamil itu tadi.

6. Kegel

Melatih gerakan kegel juga dapat membantu ibu hamil untuk bagian otot di dasar panggulnya. Hal ini dinyatakan perlu untuk dilakukan utamanya selama masa kehamilan berlangsung. Mengapa demikian? Karena hormon relaksin yang diproduksi ketika ibu tengah hamil dapat membantu melembutkan persendian dan juga bagian ligamen, sehingga proses melahirkan pun akan lebih mudah.

7. Sepeda statis

Bersepeda memang tidak dianjurkan bagi ibu hamil, karena memiliki beberapa resiko yang berbahaya. Namun jika olahraga dilakukan dalam bentuk sepeda statis, maka hal ini justru dapat memberikan pengaruh baik, utamanya dapat meningkatkan saluran oksigen menuju bagian dari otak bayi.

8. Renang

Renang adalah kegiatan olahraga untuk ibu hamil terakhir yang bisa dilakukannya dengan aman, hal ini terkait dengan tekanan dalam air yang dapat membantu ibu hamil untuk bergerak dengan lebih bebas dan juga terhindar dari beberapa bentuk resiko kecelakaan ketika masa kehamilan. 
loading...