6 Manfaat daun kumis kucing untuk pengobatan

Advertisement
Manfaat daun kumis kucing sebagai obat tradisional sudah bukan rahasia lagi. Adapun disebut tanaman kumis kucing karena pada bagian bunganya ada yang mirip seperti kumis binatang kucing.

Manfaat daun kumis kucing
image by wikimedia.org

Tanaman dengan nama ilmiah Orthosiphon aristatus ini merupakan tanaman asli Indonesia. Kumis kucing memiliki ciri batang segi empat agak beralur dan berbulu pendek. Daunnya tunggal dengan bentuk budar telur. Bunga tumbuh di ujung cabang berawarna putih atau ungu pucat. Tanaman ini juga memiliki buah berwarna cokelat gelap.

Tanaman kumis kcuing banyak tumbuh di tanah subur, berhumus, dan gembur. Sejak dulu tanaman kumis kucing sudah dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Hal ini karena kumis kucing memiliki kandungan senyawa kimia yang begitu ampuh mengobatai berbagai macam penyakit. Sebut saja seperti minyak atsiri, zat samak, saponin, sapofonin, mioinositol, sinensetin dan kalium. Kandungan senyawa kimia kumis kucing terbilang cukup kompleks terutama di bagian daunnya. Karena itulah daun kumis kucing menjadi bagian yang paling sering digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Manfaat Daun Kumis Kucing

Kompleksnya kandungan senyawa dalam daun kumis kucing membuat daun ini efektif sebagai obat tradisional. Mulai dari obat sakit ringan hingga kronis. Adapun berikut diberikan beberapa manfaat daun kumis kucing untuk pengobatan tradisional:

1. Mengobati Batu

Batuk termasuk gejala penyakit yang umum dimana masuknya benda asing seperti debu, kuman, atau alergi menjadi penyebabnya. Berdasarkan pada gejalanya, ada beberapa jenis batuk. Diantaranya batuk kering, batuk berdahak, batuk rejan, bronchitis, hingga batuk asma. Rasa gatal di tenggorokan dan tidak jarang demam menjadi gejala yang menyertai.
Daun kumis kucing bisa dibuat ramuan untuk mengobati sakit batuk. Misalnya dengan mengambil 15-20 daun kumis kucing segar. Cuci bersih lalu rebus dalam 1 gelas air sampai mendidih. Saring lalu minum airnya rutin 3 kali sehari untuk mendapat kesembuhan cepat dan optimal.

2. Mengatasi Masuk Angin

Masuk angin juga menjadi penyakit yang sering diderita. Masuk angin terjadi karena adanya gas-gas tidak teratur yang berkumpul dalam tubuh. Penurunan kondisi tubuh karena kelelahan, kedinginan, kurang tidur, terlambat makan, atau cuaca buruk menjadi faktor penyebabnya.

Meski termasuk penyakit umum, jangan biarkan masuk angin tidak terobati. Karena bisa menyebabkan dampak lebih faktal seperti sakit di persendian, panas tinggi, dan sesak napas. Untuk mengobati masuk angin Anda bisa membuat ramuan daun kumis kucing. Caranya dengan menyiapkan daun kumis kucing secukupnya dan segelas air. Cuci bersih daun lalu rebus sampai air rebusan bersisa setengahnya. Minum saat sudah dingin.

3. Melancarsan Buang Air Kecil

Manfaat daun kumis kucing berikut ini sangat penting, yakni membantu proses kencing. Bila seseorang sulit buang air kecil, artinya ada infeksi di saluran kencingnya. Infeksi itu sendiri bisa terjadi di kandung kemih atau saluran ginjal. Bakteri escherishia coli diyakini menjadi penyebab utama. Penderita sakit ini akan merasakan sakit saat atau setelah kencing, terutama di area pinggang. Sering merasa ingin buang air kecil tetapi tidak ada air seni yang keluar. Bila kencing air seni berwana pekat.

Untuk pengobatan Anda bisa merebus 25 gram daun kumis kucing segar. Rebus dalam 2 gelas air kurang lebih 15 menit. Saring lalu minum ramuannya rutin setiap pagi dan sore hari, masing-masing porsi setengah gelas.

4. Mengobati Rematik

Rematik adalah gangguan kesehatan yang menyerang otot, urat, dan persendian. Pengobatan medis yang dilakukan pada umumnya hanya untuk meringankan rasa nyeri dan menjaga persendian tetap berfungsi. Ada beberapa faktor penyebab rematik. Penyakit ini memiliki gejala nyeri di anggota gerak tubuh, otot lemah, radang sendi, sendi kaku, kejang dan kontraksi otot, dan perubahan bentuk organ tubuh.

Ramuan daun kumis kucing diyakini menjadi salah satu cara pengobatan trandisional yang ampuh. Anda hanya perlu merebus 5 lembar daun kumis kucing dan daun meniran dalam 3 gelas air. Saring lalu minum air rebusan rutin 3 kali sehari, masing-masing dengan porsi setengah gelas.

5. Mengobati Keputihan

Keputihan pada wanita biasanya diseabkan bakteri, jamur, parasit, dan virus. Keputihan sendiri dibedakan menjadi dua, yakni keputihan fisiologis dan patologis. Keputihan patologis itulah keputihan abnormal yang perlu diobati.

Dalam hal ini ada manfaat daun kumis kucing yang bisa dicoba. Caranya dengan merebus satu genggam daun kumis kucing, satu genggam daun beluntas, 10 biji kemukus, 1 sdt jinten hitam, dan air secukupnya. Rebus semua bahan sampai mendidih. Air rebusan baik diminum 2 kali sehari untuk mendapat khasiat kesembuhan optimal.

6. Mengobati Asam Urat

Seperti halnya manfaat daun salam tanaman kumis kucing juga berguna mengurangi penyakit asam urat. Asam urat disebabkan karena tingginya tingkat konsumsi zat purin. Dimana penyakit ini menyerang persendian, khususnya sendi jari tangan, jari kaki, siku, pergelangan tangan, lutut, dan tumit. Saat kadar asam urat tubuh berlebihan, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat tersebut dari dalam tubuh. Kristal asam urat yang tertimbun di persendian itulah yang menyebabkan rasa nyeri luar biasa.

Cara yang bisa dicoba yaitu dengan membuat ramuan daun kumis kucing. Siapkan 4-5 lembar daun kumis kucing segar dan meniran. Rebus dalam satu glas air putih. Biarkan mendidih dan bersisa separuh gelas. Setelah itu, saring lalu minum air rebusan rutin 3 kali sehari.

Itulah beberapa pengobatan tradisional dengan memanfaatkan daun kumis kucing. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat yang bisa Anda dapat. Seperti mengobati kencing batu, sembelit, diabetes, gatal karena alergi, sakit pinggang, hipertensi, hingga sakit sipilis. Karenanya sudah terbukti nyata manfaat daun kumis kucing sebagai obat tradisional.

Share this